Budi Prasetyo 031-77419760

Bahan kulit memang memiliki daya tarik tersendiri. Namun, seringkali kithttp://www.blogger.com/img/blank.gifa kurang paham cara perawatannya. Nah, agar barang-barang kulit kesayangan Anda tetap tampak bagus sepanjang waktu, ikutilah cara jitu berikut ini.

Perawatan


Tips Perawatan Jaket Kulit. Anda bisa menemukan dengan mudah bahan perawatan warna jaket kulit di sini. Saya rasa produk ini mutlak diperlukan oleh setiap orang yang ingin menjaga kualitas produk kulit yang dimilikinya. Klik di sini...


Cara terbaik merawat pakaian, sepatu, topi, maupun tas kulit adalah dengan mengikuti instruksi perawatan yang disarankan oleh produsennya. Untuk menghilangkan noda pada bahan kulit, menurut Direktur Operasi Pabrik Kulit Roots di Kanada, Richard Kowalewski, sebaiknya jangan menggunakan air atau penghilang noda, kecuali memang disarankan oleh produsennya.

Jika ingin mencoba membersihkan noda dengan air atau penghilang noda, ujilah terlebih dahulu daya tahan kulit di bagian yang tidak terlalu tampak. Lihat reaksi apa yang ditimbulkan ketika air atau pembersih noda mengenai bahan kulit itu.

Bisa juga Anda membersihkan bagian yang tidak dapat dicuci secara profesional, misalnya dibawa ke toko khusus yang menyediakan jasa itu. Namun, langkah ini hanya boleh dilakukan tiap tiga hingga empat tahun sekali karena proses ini bisa membuat lapisan minyak pada kulit terkelupas.


Penekanan
Tak usah khawatir jika suatu ketika Anda menemui barang berbahan kulit kesayangan Anda berkerut. Sebab, nantinya ia akan kembali lagi seperti sediakala. Tapi, kalau Anda ingin merapihkannya dengan setrika, boleh-boleh saja kok, caranya, pasang setrika dengan setelan rayon dan gunakan kertas cokelat untuk melapisi sekaligus menekan bagian yang akan disetrika. Jangan lupa merawat kelenturan jaket kulit dengan lotion pelembab selama sebulan sekali. Biarkan selama 1 jam, setelah dioleskan. Lalu, bersihkan dengan lap yang kering dan bertekstur yang lembut, sehingga tidak merusak jaket.

Penyimpanan
Jangan lupa untuk menggantung jaket kulit Anda pada hanger lebar yang dilengkapi bantalan. Sumpallah sepatu kulit dengan shoetrees atau cabikan kertas. Isilah tas kulit Anda dengan tissue agar bentuknya tidak berubah. Ingat, jangan pernah menyimpan barang berbahan kulit di dalam kantung plastik atau bahan kedap udara lainnya yang bisa membuat kulit menjadi kering. Pastikan Anda menyimpannya di tempat yang cukup ventilasi, teduh, gelap, tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering. Gantung dengan hanger jaket kulit Anda di ruangan terbuka tapi tidak didalam lemari yang sirkulasi udaranya baik.

Pemakaian
Tidak boleh terkena air apalagi air hujan, tapi jika terlanjur terkena air hujan keringkan jaket anda dengan cara digantung didalam ruangan yang tidak terkena matahari langsung. Tidak boleh menyemprotkan spray atau parfum ke permukaan jaket kulit Anda.

Selengkapnya...
Budi Prasetyo 031-77419760

  • Bahan jok kulit asli sifatnya sangat lembut. Bila diremas kulit berkualitas akan terasa liat, bukan keras.
  • Kulit asli berkualitas telihat selalu basah, dan awet dipakai sedangkan kulit sintetis (misalnya sarung jok) akan terlihat agak berkilap dan kering.
  • Untuk bahan jok kulit asli, bagian belakangnya bertekstur lembut sedangkan untuk kulit sintetis bagian belakangnya terasa keras dan kasar dan sering kali tertera merk pabrikannya. Untuk lebih anda dapat melihat foto gallery di bagian bawah artikel ini.
  • Bahan kulit asli (misalnya sarung jok) tersedia dalam bentuk lembaran sedangkan bahan kulit sintetis tersedia dalam bentuk gelondongan, mirip seperti gelondongan karpet.
  • Bahan sintetis bila ditekuk warnanya akan memudar karena 'melar'. (mungkin tidak terjadi pada semua merk). Walaupun mungkin sudah dilakukan jok modifikasi.
  • Meskipun anda memilih untuk menggunakan bahan kulit asli tetap saja terpenting adalah perawatannya. Semakin anda merawat bahan tersebut maka jok yang anda pakaipun dapat bertahan lebih lama. Kita harus tetap melakukan jok service.
  • Bahan kulit asli yang umum digunakan antara lain merk Autoleder, Abroscco, dan lain-lain. Di bengkel-bengkel jok kita bisa menanyakannya.

Selengkapnya...
Budi Prasetyo 031-77419760

Hari ini Lisa akan infokan seputar cara merawat aksesoris kulit. Sekarang bahan kulit tidak hanya untuk tas saja Bujang Dare, baik ikat pinggang ataupun jaket untuk pria dan wanita, sudah banyak yang berbahan dasar kulit.So, tidak ada salahnya Bujang Dare tahu cara merawat aksesoris kulit agar tidak rusak dan pecah-pecah. Ini dia 3 hal yangdianjurkan untuk merawat si bahan kulit:

  • Ketahui dulu jenis bahan kulit yang digunakan. Mengetahui jenis bahan kulit yang digunakan sebelum memulai perawatan adalah hal penting. Jika bahan begitu lembut saat disentuh dengan kilauan di permukaannya, maka bahan yang digunakan adalahordinary finished leather. Jika permukaan bahan kulit terasa lembut dan seperti kain beludru, itu artinyaunfinished leather. Selanjutnya, jika permukaan bahan lembut, tapi sedikit kasar ketika disentuh, itu adalah bahan suede. Cara ini efektif untuk memastikan Bujang Dare membeli pembersihnya sekaligus saat membeli produk kulit tersebut.
  • Sebelum dipakai, pastikan aksesoris Bujang Dare dalam keadaan bersih. Bersihkan dengan produk pembersih khusus produk kulit. Pilihan lainnya Bujang Dare bisa gunakan air sabun dan spons. Namun, pastikan bahan kulit tidak terlalu basah saat dibersihkan. Remas dan biarkan spons menyerap kelebihan air pada permukaan aksesoris kulit.
  • Selalu memperlakukan aksesoris kulit Bujang Dare dengan lembut. Bahan yang terbuat dari kulit sangatlah rapuh. Oleh karena itu usahakan untuk tidak menggosoknya terlalu kasar. Lebih baik lagi, Bujang Dare sapukan pembersih dengan spons secara lembut agar tidak menimbulkan bekas gesekan pada bahan kulit pada aksesoris Bujang Dare.

Selengkapnya...
Budi Prasetyo 031-77419760

Yang anda butuhkan :
- cuka
- tepung soda (baking soda)
- alcohol
- susu
- air
- kopi
- lap pengering (kain yang mudah menyerap)
- pelembap bahan kulit
- kain lembut

Metode menghilangkan bau rokok :


campurkan air dan cuka dengan skala yang sama. Gosokan campuran tersebut menggunakan kain lembut ke tas kulit anda. Biarkan mengering. Ulangi beberapa kali hingga baunya hilang.
  • Lalu campurkan alcohol dengan air. Gunakan kain lembut untuk meggosokan ke tas kulit anda. Ulangi beberapa kali bila perlu.
  • Kain yang mudah menyerap selalu dapat meyerap bebauan. Letakan beberapa kain yang mudah menyerap kedalam tas lalu diamkan selama beberapa hari.
  • Bungkus kopi dengan semacam kain net. Letakan kopi tersebut di dalam tas lalu diamkan sampai bau tidak sedap hilang. Kopi dipercaya efektif cepat menghilangkan bau.
  • Letakan sekotak tepung soda dengan tutup terbuka di dalam tas. Lalu setiap hari buang sedikit tepung soda yang bagian atas, supaya bau yang sudah menyerap di soda hilang. Lanjutkan hingga baunya hilang.

Ketika bau sudah berhasil hilang :

  • Ketika sudah berhasil menghilangkan bau tidak sedap, kini waktunya untuk memberi pelembap pada tas kulit anda supaya tidak kering dan rusak.
  • Setelah diberi pelembap biarkan mongering sehingga semua bahan penghilang bau yang sudah digunakan menguap. Jika terdapat bekas-bekas segera basuh dengan sabun lembut dan air
  • Gosokan susu pada tas kulit anda dengan kain lembut supaya menjadi lebih mengkilap.

Tips dan ide tambahan :

  • Jika bau tidak sedap sangat kuat dan sulit menghilang, siap-siap untuk melakukan tahap-tahap diatas beberapa kali.
  • Cuka, soda pengembang, kain penyerap dan kopi juga dapat menghilangkan bau tidak sedap pada bahan suede. Namun tidak membutuhkan pelembap untuk bahan kulit. Produk untuk bahan suede tersedia di beberapa toko.

Selengkapnya...
Budi Prasetyo 031-77419760

Berikut kami informasikan beberapa tips untuk membeda mana kulit asli dan mana kulit imitasi :


  • Dilihat lebih teliti: Kulit asli dan kulit imitasi bisa dibedakan dari permukaannya. Genuine leather (kulit asli) permukaannya tidak rata, pori-porinya lebih tidak beraturan dan tidak konsisten karena natural (bawaan dari sono nya hehe), sehingga sering ditemui ada beberapa bagian yang halus ada juga bagian yang berkerut. Dan untuk mengambil bagian yang halusnya saja tentu saja akan membutuhkan berlembar-lembar kulit, karena pastinya akan ditemui bagian yang berkerut disetiap lembaran bahan baku kulit. Sedangkan kulit imitasi/ syntetik semua permukaannya cenderung sama atau rata, kan dibuatnya sama cetakan mesin jadi menghasilkan produk dengan tekstur yang konsisten.

  • Rabalah bagian permukaannya. Apabila terasa sangat halus, kemungkinan besar bahan tersebut adalah vinyl. Karena kulit asli biasanya agak terasa kasar dengan keberadaan pori-pori tempat tumbuhnya bulu. Yang paling halus adalah kulit domba. Tetapi tingkat kehalusannya tidak seperti imitasi, kulit domba bisa dibilang halus tapi halus yang khas.

  • Dicium aromanya. Kulit sintetis akan berbau obat kimia polimer. Sedangkan kulit asli akan berbau seperti bahan penyamaknya. Apabila menggunakan bahan penyamak krom, maka baunya akan seperti bahan Chrom. Begitupun dengan kulit samak nabati, baunya akan terasa seperti bahan penyamaknya tersebut tergantung bahan nabati yang dipakai.

  • Dibakar. Weleh ekstrim sangat ya… Hehe emang benar cara untuk meyakinkan kulit asli atau imitasi salah satunya dengan cara dibakar. Kulit imitasi ketika didekatkan api akan mudah terbakar dan menyisakan bau plastic karena pada umumnya terbuat dari bahan plastic dan hasil akhirnya berupa gumpalan-gumpalan lengket seperti plastic yang dibakar. Sedangkan kulit asli tidak mudah terbakar, dan jika lama sekali terkena api ya tentu saja akhirnya terbakar juga dan menghasilkan abu.

  • Yang terakhir bisa dibedakan dari harga, kulit sintetik cenderung lebih murah karena terbuat dari bahan plastic dan kain. Sedangkan kulit asli cenderung lebih mahal tentu saja karena bahan baku yang terbatas dan membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkannya ( bayangkan saja untuk dapet satu jaket kulit mesti mengorbankan nyawa tiga sampai lima domba, belum lagi susahnya beternak… mesti potong rumput pula hehehe)

Selengkapnya...
Budi Prasetyo 031-77419760

Sofa kulit banyak diminati karena bentuknya elegan dan klasik, selain itu, sofa dari kulit juga termasuk yang tahan lama. Tapi bila pemeliharaannya tidak telaten, lama kelamaan permukaan kulitnya akan mengelupas atau retak-retak. Berikut tips merawatnya :


  • Permukaan sofa kulit yang halus perlu dibersihkan secara berkala, yang termudah adalah dengan menggosoknya dengan kain yang lembab sehingga kotoran maupun debu dapat terangkat.
  • Bila sofa diletakkan di lingkungan yang agak panas, terpapar matahari langsung atau faktor lingkungan lainnya, kebanyakan bahan kulit membutuhkan pelembab agar terhindar dari resiko terak-retak, robek dan berubah warna.
Seperti juga kulit Anda, sofa kulit juga membutuhkan perawatan khususnya pelembab yang melindungi dari ganasnya sinar matahari dan udara. Jadi sekali atau dua kali setahun, ada baiknya Anda merawat kulit sofa dengan mencuci dudukannya dengan sabun dan spon yang dilembabkan dengan sedikit air hangat.

Lakukan hal yang sama dengan berbagai barang dari kulit di rumah Anda, dari tas kulit hingga kursi meja makan. Gunakan sabun sedikit saja hingga spon berbusa, sudah cukup untuk membersihkan dan melembabkan permukaannya. Setelah sabun mengering, bilaslah permukaan kulit dengan kain kering yang lembut.

Cara lainnya, Anda bisa menggunakan sabun cair. Cukup tuangkan satu atau dua tetes sabun ke air hangat, lalu usapkan air sabun tersebut menggunakan kain atau spon. Bila sofa Anda mulai terlihat kusam, permukaannya dapat disegarkan dengan menggunakan lexol conditioner.

  • Hindari membersikan sofa kulit dengan menggunakan bahan pembersih kimiawi, terutama bahan-bahan pembersih yang digunakan untuk membersihkan perabotan rumah tangga. Penggunaan bahan kimia tersebut, hanya akan membuat warna dan permukaan kulit sofa Anda mengalami abrasi.
Ingat, layaknya kulit Anda, kulit sofa pun sangat sensitif. Sehingga bahan pembersih yang terlalu keras dan mengandung unsur kimiawi, akan membuat permukaan kulit menjadi iritasi dan terjadi abrasi.

Selengkapnya...
Budi Prasetyo 031-77419760

Kulit binatang banyak dipakai sebagai bahan fesyen karena memiliki daya tarik tersendiri, baik karena daya tahannya maupun keunikan teksturnya. Tetapi, seringkali kita kurang paham cara perawatannya. Sayang kan, jika barang-barang kulit kesayangan anda cepat usang. Nah, supaya tetap tampak bagus dan awet sepanjang waktu, ikutilah cara berikut ini.


Menghilangkan noda
Untuk menghilangkan noda pada pakaian, sepatu, topi, maupun tas berbahan kulit sebaiknya jangan menggunakan air atau penghilang noda, kecuali memang disarankan oleh produsennya.
Jika ingin mencoba membersihkan noda dengan air atau penghilang noda, ujilah terlebih dahulu daya tahan kulit di bagian yang tidak terlalu tampak. Lihat reaksi apa yang ditimbulkan ketika air atau pembersih noda mengenai bahan kulit itu.
Anda bisa juga membersihkan dengan dibawa ke toko khusus yang menyediakan jasa untuk itu. Namun, langkah ini hanya boleh dilakukan tiap tiga hingga empat tahun sekali karena proses ini bisa membuat lapisan minyak pada kulit terkelupas.

Menghilangkan kerutan
Tak usah terlalu khawatir jika suatu ketika anda menemui barang berbahan kulit kesayangan anda berkerut. Sebab, nantinya ia akan kemsolo lagi seperti sediakala. Tapi, kalau anda ingin merapihkannya dengan setrika, boleh-boleh saja kok, caranya, pasang setrika dengan setelan rayon dan gunakan kertas cokelat untuk melapisi sekaligus menekan bagian yang akan disetrika.

Penyimpanan
Jangan lupa untuk menggantung jaket bahan kulit asli anda pada hanger lebar yang dilengkapi bantalan. Sumpallah sepatu kulit dengan shoetrees atau cabikan kertas. Isilah tas kulit anda dengan kertas agar bentuknya tidak berubah. Ingat, jangan pernah menyimpan barang berbahan kulit di dalam kantung plastik atau bahan kedap udara lainnya yang bisa membuat bahan kulit asli menjadi kering. Pastikan anda menyimpannya di tempat yang cukup ventilasi, teduh, gelap, tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering.

Selengkapnya...